Academics, Read, Write, Intuition, Novelty

pastfuture

Evaluasi Desain OO dengan Dependency Oriented Complexity Metrics dan Peningkatan Kualitas Desain dengan Refactoring (Part I)

Pada kesempatan kali ini, penulis akan membahas paper yang berjudul “A Quantitative Evaluation of Software Quality Enhancement by Refactoring Using Dependency Oriented Complexity Metrics “, yang dibuat oleh K.N. Reddy & A. Ananda Rao dan dipublikasi di Proceedings of the 2009 Second International Conference on Emerging Trends in Engineering & Technology

Ayo kita pelajari bersama…  : )

Salah satu perubahan yang sering terjadi pada saat pengembangan dan pemeliharaan software adalah perubahan spesifikasi. Ketika perubahan terjadi, desain perangkat lunak dapat menjadi lebih kompleks dan berbeda dari desain awal. Defect-defect baru dapat muncul ketika terjadi perubahan pada desain. Perubahan ini akan mempengaruhi kualitas software dan kualitas desain secara keseluruhan. Kualitas software dan kualitas desain akan mempengaruhi tingkat usaha yang diperlukan untuk memelihara sistem.

Dalam sistem berorientasi objek, refactoring merupakan teknik yang dapat membuat sistem lebih mudah dipelihara. Refactoring yang efektif memerlukan metrik yang tepat untuk mengukur peningkatan kualitas yang telah diperoleh setelah refactoring dilakukan pada sistem berorientasi objek. 

Paper ini bertujuan untuk memperkenalkan metrik yang dapat digunakan sebagai indikator kualitas desain berorientasi objek sehingga dapat digunakan untuk memperkirakan usaha yang diperlukan untuk memelihara sistem.

Pada Agile Development Lifecycle, proses pengukuran dan peningkatan kualitas software akan dilakukan secara terus menerus (iteratif). Jika defect ditemukan pada desain, maka pengembang akan melakukan refactoring pada desain sampai semua defect yang terdeteksi berhasil diperbaiki.

Beberapa referensi yang berhubungan dengan refactoring :

Refactoring - Improving Coupling and Cohesion of Existing Codeoleh Bart Du Bios, Serge Demeyer, dan Jan Verelst: paper ini memberikan pedoman untuk menerapkan refactoring untuk perbaikan dalam dimensi coupling dan cohesion pada kode program. (source : ieeexplore.ieee.org)

Metrics Based Refactoring oleh Frank Simon, Frank Steibruckner, dan Claus Lewerentz: paper ini mengusulkan metrik yang digunakan untuk memutuskan bagian yang akan di-refactoring. (source: doi.ieeecomputersociety.org)

to be continued…  

Part II : Dcoupling


Reference

K.N. Reddy & A. Ananda Rao, “A Quantitative Evaluation of Software Quality Enhancement by Refactoring Using Dependency Oriented Complexity Metrics,”  Proceedings of the 2009 Second International Conference on Emerging Trends in Engineering & Technology, 2009, pp. 1011-1018.


Kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan.

(Source: portal.acm.org)